SEJARAH

Kalicari sebuah wilayah di Kecamatan Pedurungan Kota Semarang merupakan wilayah yang Islamnya kuat namun belum memiliki lembaga pendidikan berbasis pesantren yang cukup representatif. Atas kepriatinan dan sikap peduli akan pentingnya dibangun Pondok Pesantren yang akan melahirkan tokoh muda yang ‘alim dan lahirnya para penghafal Al Quran maka berdirinya pondok pesantren sangat dibutuhkan

Pondok Pesantren Tahfidh Hamdallillah dibangun di atas tanah wakaf seluas 600m2 terdiri dari 449 m2 untuk bangunan pondok dan 51 m2 sebagai akses jalan menuju pondok, tepat pada hari Selasa Pon, tanggal 1 Muharram 1443 H/10 Agustus 2021 M. di lakukan Peletakan Batu Pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan. Peletakan Batu Pertama dilakukan oleh beliau Drs. KH. Dzikron Abdullah sekaligus memberikan doa restu dan diikuti oleh Pembina dan jajaran pengurus yayasan serta para tokoh masyarakat.

Pondok Pesantren Tahfidh Hamdallillah merupakan salah satu lembaga di bawah Yayasan Aamal Baitussalam Kalicari, selain Pondok Pesantren Yayasan memeliki lembaga lain yaitu Taman Pendidikan Al Quran ( TPQ ) Baitussalam dan Masjid Baitussalam serta majelis Ta’lim dan akan mengembangkan unit – unit usaha produktif
Scroll to Top